Tarian dari Bali yang Menggunakan Properti Berupa Kipas Adalah

tarian dari bali

Tarian dari Bali yang menggunakan properti berupa kipas adalah?

  1. tari Kecak.
  2. tari Barong.
  3. tari Legong.
  4. tari Pendet.

Kunci jawabannya adalah: C. tari Legong.

Tari legong sebagai tari yang dari Bali. Nama tari ini berasal dari 2 kata yaitu leg serta gong. Leg miliki makna pergerakan tari yang lentur sementara gong adalah alat musik tradisionil gamelan. Oleh karena itu, tari legong sebagai tari yang punyai pergerakan yang lentur dengan disertai gamelan selaku musik pendampingnya.

Tari legong kuat hubungannya dengan bagian keagamaan. Tari ini sebagai realisasi rasa sukur serta wujud terima kasih warga Bali pada leluhur yang sudah memberi keberkahan yang meluap. Tapi, sejalan kemajuan abad, pengertian Tari legong mengenyam pergesekan. Tari legong tidak lagi berarti sebagai faktor keagamaan akan tetapi cuma buat selingan yang bisa mengundang perhatian turis.

Tari legong dimainkan oleh 2 orang gadis remaja yang masih belum menstruasi. Penari pokok di tari ini disebut dengan legong. Legong bakal menari di seputar keraton pasnya di bawah cahaya rembulan. Rata-rata beberapa penari dapat bawa kipas jadi property yang memberi dukungan.

Histori Tari Legong
Tari legong sebagai tari yang berkembang di lingkungan keraton. Tari ini terbentuk di paruh ke-2 era ke-18. Katanya, tari ini sebelumnya lahir dari mimpi seorang pangeran kerajaan. Pangeran itu yang memiliki nama Sukawati. Waktu sedang sakit Sukawati mimpi lihat 2 orang wanita yang lagi berlenggak lenggok dengan diringi musik gamelan. Sesudah pulih, Sukawati langsung mewujudkan mimpinya. Dia sendiri yang mengajari pergerakan itu pada wanita yang berada pada kerajaan. Dalam soal koreografi ia ditolong dengan seseorang pimpinan rutinitas ketawel atau Bendesa. Lantas, tari itu dibarengi dengan gamelan ciri khas Bali.

Pada perubahannya, tari ini tidak cuma tumbuh di lingkungan kerajaan saja. Tari ini mulai menebar ke pelojok wilayah sampai kampung. Di kampung, tari ini diberikan langsung oleh guru tari kampung. Guru itu memang bekerja mengajar tarian pada warga kampung. Gak seluruh dusun pelajari tarian ini. Akan halnya desa-desa yang mendalami tarian ini merupakan dusun Bedulu, Penyertaan, Klandis, Saba dan yang lain. Dalam prakteknya tari ini alami perubahan ialah sering dipakai dalam acara keagamaan animisme serta Hindu istana dan Hindu Dharma. Masalah ini disebabkan riwayat tari ini berasal dari lingkungan kerajaan.

Guna Tari Legong
Sama dengan yang telah diterangkan sesungguhnya tari legong itu dipakai jadi bentuk rasa sukur serta terima kasih terhadap leluhur atas kelimpahan karunia. Dulu tari ini dikira suci karena berkembang di lingkungan kerajaan. Tapi, seiring bersamanya waktu, tari ini selalu berkembang di wilayah yang berada di Bali. Juga tari ini dipakai buat kesenangan yang bisa mencuri perhatian beberapa turis yang hadir ke Bali.

Kekhasan Tari Legong
Tari legong miliki sejumlah kekhasan seperi pergerakannya yang lentur, sebagai kombinasi dari budaya Hindu berbentuk gambuh, penari belum menstruasi, dan tarian ini cuma dipentaskan di bawah bulan purnama.

Rangkuman Pembicaraan
Tari Legong sebagai tarian yang dari Bali. Tari ini berasal dari 2 kata ialah leg serta gong. Leg miliki makna pergerakan yang lentur sedang gong sebagai alat musik gamelan. Tari legong berkembang serta tumbuh di lingkungan kerajaan. Tari ini ada karena mimpi orang raja yang memiliki nama Sukawati. Ia punya mimpi lihat 2 orang wanita yang berlenggak lenggok dengan dibarengi gamelan. Untuk itu, sesudah ia bangun, dia lekas mengaktualkan mimpi itu.

Tari legong miliki peran selaku bentuk sukur masyrakat bali pada luapan karunia yang di turunkan leluhur mereka. Tapi seiring waktu, tari ini ini berganti manfaat jadi selingan untuk memancing animo turis yang tiba ke Bali.

Tari legong dimainkan oleh 2 orang wanita yang masih belum mengenyam menstruasi. Diluar itu, juga ada penari yang lain disebut dengan cenderung. Bila penari pokok memanfaatkan kipas jadi tak dengan penari cenderung. Penggunaan kipas jadi ciri-khas dalam tari legong.

Beberapa penari kebanyakan gunakan busana unik Bali waktu menari tarian ini. Tentang hal buat hiasan, kebanyakan mereka gunakan mahkota, galungan, gelang, dan accessories seperti umumnya penari Bali. Tari lego ini disertai dengan musik gamelan.

Tinggalkan Balasan